PENGALAMAN MENGIKUTI PSIKOTES DI BANK DANAMON SIMPAN PINJAM CABANG NGANJUK

Tanggal 28 Maret 2016, jam 12.08 saya mendapat SMS dari Bank Danamon Cabang Nganjuk yang isinya adalah undangan untuk menghadiri psikotes pada hari selasa, 29 Maret 2016 di Bank Danamon yang beralamatkan di Jalan Megantoro depan Telkom Nganjuk. Saya merasa senang karena ini adalah pengalaman pertama saya mendapat panggilan kerja untuk yang pertama kalinya setelah saya mengirim lamaran ke berbagai perusahaan baik negeri ataupun swasta.
Pukul 17.00 saya membalas undangan tersebut karena saya baru sadar kalau SMS yang ada di dalam handphone bukan dari Indosat atau Telkomsel. Maklum, tiap hari dua operator itu sangat perhatian banget sama saya. Saya mengirim pesan itu dan berharap undangan tersebut tidak hanya bohongan.
Keesokan harinya, tanggal 29 Maret 2016 saya berangkat dari rumah saya yang berada di Bujel Kecamatan Mojoroto Kota Kediri dengan mengendarai sepeda motor hasil pinjaman dari kakak perempuan saya dengan dibonceng kakak laki-laki saya. Kami berangkat pukul 09.05 lebih lama dari jadwal sebelumnya karena teman tercinta saya yang sudah lama tidak menghubungi saya, tiba-tiba saja menelpon saya untuk pertama kalinya. Hatiku gembira. Mungkin ini cara tuhan memberikan semangat kepada usaha yang akan saya kerjakan nanti. Hampir saja saya terlena karena terbawa suasana hati karena sudah lama tidak mendengar suara imutnya, akhirnya saya akhiri percakapan kami. Akhirnya saya berpamitan kepada ibunda tercinta saya, semoga diberikan kelancaran mendapatkan pekerjaan.
Hampir 40 menit kami berada diperjalanan. Saat itu kami sudah berada di kota angin. Tak lupa kami sempatkan mengelilingi alun-alun kota Nganjuk karena saya ingin membandingkan bagaimana kondisi alun-alun Kota Nganjuk dengan Kota Kediri. Ternyata tidak ada bedanya. Sempat bingung saat mencari Jalan Megantoro itu berada di arah mana, akhirnya kami memakai google map yang ternyata sangat membantu kami menemukan lokasi tes. Lokasinya ternyata tidak begitu jauh.
Kami akhirnya sampai di kantor Bank Danamon Simpan Pinjam. Lokasinya tepat di depan Telkom Nganjuk. Ternyata informasi dari SMS kemarin memang benar. Diluar kantor terdapat kurang lebih 20an orang sedang antri menunggu waktu ujian. Awalnya saya bingung apa yang harus saya lakukan. Kakak saya menyarankan saya untuk masuk. Saya ragu, namun saya coba bertanya pada seorang pria yang kelihatannya seumuran dengan saya. Ternyata benar. Dia juga akan melakukan psikotes, dan mengatakan untuk mengisi daftar hadir di teller. Saya bergegas masuk, dan mencoba bertanya pada gerombolan wanita muda yang sedang sibuk mengisi formulir lamaran kerja yang disediakan oleh Bank Danamon. Mereka mengatakan saya harus mengisi daftar hadir dan formulir lamaran pekerjaan. Saya menuju teller dan benar saja. Saya berada di nomor urut 14. Setelah mengisi, kami diminta oleh petugas untuk naik ke lantai dua karena ujian akan dilaksanakan.
Saat saya masuk diruangan ujian, ada kurang lebih 15 orang yang sudah siap. Saya duduk di dekat pintu keluar karena saya datang hampir terakhir. Petugas datang dan menutup ruangan, lalu disusul satu peserta yang datang terlambat. Kini peserta sudah lengkap. Petugas yang berusia kurang lebih 30 tahunan itu mulai menjelaskan tata cara ujian. Selain itu juga menjelaskan tahapan rekrutmen kerja, mulai jadwal psikotes, interview, dan tanda tangan kontrak. Petugas juga menjelaskan tentang posisi apa yang dibutuhkan oleh pihak Bank serta target dari masing-masing posisi. Sekitar 15 menit petugas menjelaskan, akhirnya ujian dimulai.
Tes yang pertama adalah tes melanjutkan gambar. Dimana kita diminta untuk melanjutkan gambar saat ada tiga gambar di tiap-tiap kotak, tugas kita adalah melanjutkan gambar keempat itu seperti apa. Waktu yang diberikan juga tidak begitu lama, karena hanya ada 15 gambar saja. Tes kedua adalah tes persamaan gambar. Tugas kita adalah mencari dua gambar yang sama. Dali lima gambar yang ada di dalam kotak, kita diminta untuk memilih dua gambar yang mirip. Tes ketiga adalah tes menyamakan titik yang ada di suatu gambar bentuk. Tugas kita adalah mencari gambar yang serupa dengan soal yang ada, dimana pilihan jawaban ada enam opsi. Tes keempat adalah tes hubungan kata. Tugas kita adalah mencari apa hubungan dari kata-kata yang ada di soal. Soal kali ini cukup banyak, ada sekitar 25 soal. Tes kelima kali ini cukup banyak ada 40 yang mana tiap nomor terdapat dua pernyataan yang mana berisi tentang kepribadian kita yang sesuai dengan kita. Kita harus menjawab semuanya, tidak boleh ada yang kosong. Jika dua peryataan tersebut tidak sesuai dengan kita, maka kita harus memilih, peryataan mana yang hampir mendekati.
Tes keenam adalah tes deret angka. Tugas kita adalah melanjutkan 2 angka setelah angka yang tersedia di soal. Cukup banyak waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tes kali ini karena ada 30 soal yang harus dikerjakan. Saya akhirnya hanya mampu mengerjakan 27 soal saja karena pikiran saya sudah ngeblank, terlalu lama tidak bergelut dengan dunia perangkaan. Ketika kami berfikir tes sudah berakhir, kejutan diberikan oleh petugas dengan memberikan tes koran yang berisi angka-angka yang jumlahnya sampai saat ini belum tahu ada berapa. Kami dipandu oleh petugas untuk mengerjakan tes kali ini. Kita diminta untuk menjumlahkan angka mulai dari bawah ke atas. Kali ini saya benar-benar dalam masalah karena baru kali ini saya harus menjumlahkan angka-angka dibawah tekanan waktu yang sangat singkat. Awal mulanya saya berhasil mengerjakan cukup tinggi, namun semua berakhir karena tangan saya yang sudah tidak kuat menulis lagi karena ukuran bulpen saya yang tidak lazim. Maklum itu adalah bulpen hadiah dari seminar dari pertamina yang dulu dilakukan di Gedung Soetardjo Universitas Jember.
Akhirnya jam 12.00 tiba. Tes berakhir. Saya akhirnya bisa meregangkan kembali jemari saya yang setengah jam terus bekerja tanpa henti. Setelah lembar tes dikumpulkan, petugas mengatakan bahwa kami boleh pulang dan tes selanjutnya dilakukan kurang lebih 30 hari kemudian. Jika peserta dihubungi berarti lanjut ke next step, tapi kalau tidak, berarti kami kurang beruntung. Saat ini saya hanya bisa berdoa saja supaya usahaku hari ini tidak sia-sia, sehingga saya dapat melanjutkan tulisan saya ini sampai Happy Ending. Aamiin....

Subscribe to receive free email updates: